Home / Berita / Sertifikasi Kompetensi Mengubah Tingkat Daya Saing Bangsa

Sertifikasi Kompetensi Mengubah Tingkat Daya Saing Bangsa

sertifikasi-kompetensi-mengubah-tingkat-daya-saing-bangsaBatam- Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika Medan (BBPSDMP Kominfo Medan) menyelenggarakan Fasilitasi Bimbingan Teknis dan Sertifikasi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang teknologi informasi dan komunikasi bagi angkatan kerja muda Indonesia di Kota Batam untuk yang kedua kalinya di tahun 2017. Kegiatan serupa pernah diadakan pada Juni 2017 dan setelah mempertimbangkan antusias angkatan kerja muda di Batam yang begitu besar untuk mengikuti kegiatan ini serta posisi Kota Batam yang sangat strategis berdekatan dengan dua negara tetangga yaitu Malaysia dan Singapura, maka BBPSDMP Kominfo Medan memutuskan untuk menyelenggarakannya sekali lagi. Kegiatan ini diselenggarakan pada 13-16 November 2017 di SMK Kartini Batam. Lembaga Sertifikasi Profesi Komputer dipercaya untuk menangani uji kompetensi peserta sebanyak 41 angkatan kerja muda yang berasal dari Kota Batam dan sekitarnya.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika bidang Hukum, Prof. Dr. Henry Subiakto, S.H., M.A. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa masa depan dunia sangat dipengaruhi oleh kemampuan manusia memanfaatkan teknologi informatika. Teknologi informatika/penguasaan ilmu informatika menjadi penentu berhasil tidaknya suatu wilayah, suatu daerah, bahkan negara untuk berkompetisi dengan negara lain karena masa depan kita boleh dikatakan sangat tergantung dari penguasaan kita pada teknologi informatika.

Sementara itu Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si turut membekali dan memotivasi peserta terkait pemahaman tentang pentingnya sertifikasi SKKNI. Pemerintah pada hakekatnya ingin bangsa ini maju bukan hanya dari sisi infrastruktur tetapi juga sumber daya manusia (SDM). Infrastruktur yang maju akan menjadi lebih optimal pemanfaatannya jika didukung dengan SDM yang maju. Inilah yang menjadi alasan pelaksanaan kegiatan bimtek dan sertifikasi kompetensi. Sertifikasi kompetensi mampu mengubah tingkat daya saing bangsa. Kompetensi mencakup tiga aspek penting yaitu sikap/perilaku, pengetahuan dan keahlian. Setiap peserta akan dinilai berdasarkan tiga aspek tersebut.

Peserta yang terdiri dari 29 orang pria dan 12 wanita dibagi menjadi 5 cluster yaitu:

  1. Operator Komputer Junior
  2. Junior Programmer
  3. Design Grafis Junior
  4. Network Administrator Junior
  5. Design Multimedia Junior

Berdasarkan hasil uji kompetensi, 83% dari 41 peserta dinyatakan lulus uji kompetensi dan berhak memperoleh sertifikat keahlian sebagai bukti kepemilikan kompetensi.

(Oktolina)

 
 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

 
 

Leave a Comment