Home / Berita / Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba Dan Obat-Obatan Dikalangan Generasi Muda Di Provinsi Sumatera Utara

Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba Dan Obat-Obatan Dikalangan Generasi Muda Di Provinsi Sumatera Utara

pencegahan-penyalahgunaan-narkoba-dan-obat-obatan-dikalangan-generasi-muda-di-provinsi-sumatera-utaraDinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Utara bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara (BNN-SU) dan Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Medan (BBPOM) menyelenggaranan acara Coffe Morning dengan tema”pencegahan penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan dikalangan generasi muda di Provinsi Sumatera Utara” bertempat di Aula Transparansi Dinas Kominfo Provsu, Selasa (26/09/2017). Turut hadir diacara tersebut, para SKPD, Mahasiswa/I, Siswa/I, Wartawan media cetak & Online .
Sambutan Kadis Kominfo Provsu Drs.H.MHD.Fitriyus, SH, MSP yang diwakili oleh Kepala Bidang layanan E- Government Dra. Eli Suhaeriyah, M.SI dalam sambutannya mengatakan, acara ini dilaksanakan untuk memberikan ilmu terhadap seluruh generasi muda Sumatera Utara terkait dengan bahaya pengaaruh narkoba serta obat-obatan. Dengan adanya acara ini dapat melahirkan generasi muda Sumatera Utara yang sehat tanpa narkoba, sehingga para tunas bangsa sebagai generasi penerus dapat menggapai masa depan yang cemerlang dan gemilang.
Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara (BNN) Sumut, Brigjen Pol Andi Loedianto mengatakan, pengguna narkotika di 33 Kabupaten/Kota Provinsi Sumatera Utara diperkirakan 10.000 orang positif dan dampak orang yang menggunakan narkoba, tidak dapat berpikir dengan baik sepeti layaknya orang normal. Jenis narkoba yang sering digunakan yaitu sabu-sabau, putaw, inex/extasi dan ganja. Dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba diperlukan sinergitas BNN, Kemendagri, Kemenkes, Kemenkeu (BeaCukai), Polisi dan antara Pemerintah pusat dan pemerintah daerah,” oleh karna itu peran orang tua sangat dibutuhkan generasi muda dalam pencegahan penggunahan narkoba sehingga generasi muda terhindar dari bahaya narkoba,” ujar Brigjen Pol.
Sementara pada kesempatan yang sama Kepala Bidang Pemeriksan dan Penyelidikan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Medan (BBPOM) Drs. Ramses Doloksaribu mengatakan, saat ini jenis obat yang harus diwaspadai di Sumut adalah jenis obat somadriil atau sekarang dikenal dengan Paracetamol, Cafein dan Carisoprodol (PCC). Obat dengan jenis ini sudah dilarang beredar sejak tahun 2013. Namun sampai saat ini pihaknya masih menemukan obat dengan jenis obat tersebut beredar. Lanjutnya Ramses menjelaskan kedepan masyarakat lebih mewaspadai jenis-jenis obat yang berbahaya dan Pemerintah perlu melakukan upaya untuk pengawasan obat-obatan. Bagi pengguna obat harus mengkonsumsi obat-obatan melalui resep medis/dokter.(marta)

Tags: , , ,

 
 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

 
 

Leave a Comment