Home / Bimtek / Bimtek Literasi TIK Bagi Kaum Perempuan Kabupaten Paser

Bimtek Literasi TIK Bagi Kaum Perempuan Kabupaten Paser

bimtek-literasi-tik-bagi-kaum-perempuan-kabupaten-paserPaser (5/9) – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) RI melalui Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika (BBPPKI) Medan bekerjasama dengan Dinas Komunikas Informatika Persandian dan Statistik Kabupaten Paser melaksanakan bimbingan teknis bagi kaum perempuan sebanyak 45 orang di Tanah Grogot Kabupaten Paser. Dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pemahaman bagi kaum perempuan dalam memanfaatkan internet sehat dan aman.
Bimtek literasi TIK bagi kaum perempuan dilaksanakan selama 2(dua) hari pada tanggal 5 s.d 6 September 2017 bertempat di SMK Negeri 1 Tanah Grogot, selasa (5/9). Bentuk kegitan tersebut antara lain, penjelasan intenet sehat dan media sosial, cara membuat email, mencari informasi di internet, komunikasi dengan menggunakan internet. Dilanjutkan dengan praktek pengenalan internet sehat, kominikasi menggunakan internet dan aplikasi pengontrol media sosial.
Kepala BBPPKI Medan,Drs. Irbar Samekto,M.Si, dalam sambutannya mengatakan di era globalisasi seperti saat ini TIK menjadi kekuatan perubahan terbesar dalam membuka pintu pengetahuan dan TIK juga memberikan banyak manfaat bagi kaum perempuan. Bangsa-bangsa didunia menyadari pentingnya membangun World Summit on The Information Society (WSIS) pada tahun 2015 masyarakat sudah melek informasi dan ini merupakan salah satu cirri dari masyarakat informasi, penduduknya sudah dapat mengakses teknologi informasi komunikasi (TIK).
Hal ini terfokus supaya menjembatani kesenjangan informasi salah satu yang dinyakini adalah keharusan membagun titik akses komunitas, terutama lokasi yang penduduknya yang mengalami kesenjangan informasi dan bagaimana membangun akses TIK seperti disekolah, rumah sakit, kantor pos, puskesmas.”Kementerian Komunikasi Informatika saat ini mengupayakan tersedianya fasilitas telekomunikasi seperti broadband dibawah dasar laut, fasilitas ini bisa dikembagkan lewat penyediaan titik akses bagi komnitas, seperti radio atau TIK untuk akses informasi,” ujar Irbar.
Staf Ahli Bidang Hukum Menteri Komunikasi Informatika (Kominfo) RI, Prof.Dr.Henri Subiakto, SH, mengatakan saat ini TIK menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan manusia dan hampir semua perempuan Indonesia usia produktif di kota-kota besar di Indonesia telah mengenal teknologi informasi dan komunikasi. Setidaknya mereka mengenal telepon seluler, memilikinya bahkan menggunakannya secara aktif. Banyak pula di antara mereka yang bahkan telah akrab dan menggunakan internet dalam kehidupan sehariuntuk mengisi waktu luang, berkomunikasi, mengakses informasi atau berita, aktivitas di media sosial hingga menggunakan internet dalam meningkatkan produktivitas, membuka peluang ekonomi, meningkatkan taraf hidup diri dan keluarganya juga memberikan kontribusi yang lebih besar pada ekonomi dan sosial.
Nara sumber Irwan,M,Si dalam paparannya menjelaskan kehadiran internet telah banyak memberikan manfaat positif bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat, termasuk dalam meningkatkan berbagai kemudahan dalam menjalankan aktifitas diberbagi kehidupan, sehingga bila tidak bisa dimanfaatkan secara cerdas maka internet dapat merugikan penggunanya terutama kepada anak-anak. Lanjutnya agar penggunannya dapat memperoleh manfaat yang tepat serta terhindar dari dampak negative internet, diperlukan kebijakan dan upaya penegasan terhadap anak-anak dalam memanfaatkan internet secara benar dan efektif. Untuk kepentingan perlindungan anak – anak hususnya orang tua/Ibu diharapkan perlu belajar penggunan TIK, disaat anak memanfaatkan media sosial kita sudah bisa mendampingi anak. Supaya anak-anak mampu menggunakan internet secara benar dan gunakan internet secara sehat dan aman.(marta)

Tags: ,

 
 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

 
 

Leave a Comment