Home / Berita / Diskusi Analisis Kajian Opini Publik

Diskusi Analisis Kajian Opini Publik

diskusi-analisis-kajian-opini-publikTim media monitoring Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika (BBPPKI) Medan Kementerian Komunikasi dan Informatika mengkaji analisis isi media pada bulan Juni- Juli 2017 bertempat di Aula BBPPKI Medan, Rabu 30 Agustus 2017. Kajian Isu Publik dan Media On Line ini merupakan rangkuman pernyataan-pernyataan maupun penjelasan pejabat pemerintah pusat maupun daerah, berdasarkan hasil pemantauan tim media monitoring melalui media cetak dan Media On Line (Internet) di wilayah perbatasan yang menjadi wilayah kerja BBPPKI Medan. Adapun beberapa media yang dimaksud adalah harian Sinar Indonesia Baru, harian Waspada, harian Analisa, Harian Sumut Pos, Pontianak Pos, harian Medan Bisnis. E-paper Samarinda Pos dan E- paper Kalimantan Timur, keberadan media ini dianggap representasi dari media yang terbit di wilayah kerja BBPPKI Medan.
Nara sumber dari Balitbang Provsu, Joni Sitorus mengatakan menganalisis data merupakan salah satu metode yang diterapkan dalam analisis isi yang bertujuan untuk mengetahui keakuratan dan kesesuaian data yang diperoleh, teknik analisis data ini dapat dilakukan secara deskriptif. Didalam menganalisis data yang diambil dari media cetak dan media online ada 3 (tiga) bidang yaitu bidang kesra, bidang ekuin dan bidang polhukam. Untuk menganalisis datanya yang paling dominan menjadi prioritas sehingga menghasilkan analisis yang akurat dan tehnik penulisan secara diskrptif dimasukan data teori (pakar). “Sebelum data dianalisis kita perlu melihat isu-isu yang strategis ditabulasi dahulu mana spesifikasi yang paling dominan dan diperlukan keseragaman format cara menganalisisnya,” ujar Joni.
Dari hasil pemantauan tersebut dilakukan suatu kajian berisikan analisis tentang sikap atau tanggapan dan rekomendasi yang dipandang perlu untuk disikapi berdasarkan terbitan yang dimaksud analisis media yang dilakukan oleh BBPPKI Medan. Kajian Media Monitoring bulan Juni 2017 ini adalah mengenai bidang berita yang paling dominan adalah bidang kesra (65,7%) diikuti bidang polhukam (19,4%) dan Ekuin (14,9%). Hal ini menunjukan ketertarikan media dibidang kesra ini cukup tinggi, karena jumlahnya melebihi setengah dari total berita, topik bidang kesra yang paling banyak dimuat media massa adalah topik infrastruktur (19,4%), lingkungan (12,6%) dan kesehatan (11,4%).
Dari keseluruhan berita tersebut, dapat disimpulkan yang sangat perlu diperhatikan pemerintah dibidang kesra yaitu masalah kerusakan jalan, jembatan, masalah konstruksi lainnya seperti sekolah, pegembangan jalan tol, penyiapan sarana arus mudik hingga kecukupan dan kelayakan bandara sebagai objek vital. Bidang polhukam pada pemberitaan dengan penyalagunaan wewenang/korupsi yang terjadi pada instansi pemerintah merupakan pelayanan publik mengindikasikan belum terwujudnya pemerintah yang bersih dan bebas korupsi, kolusi, nepotisme (KKN), sementara di bidang ekonomi, keuangan dan industri menyoroti pada 3 hal yakni ekonomi mikro, ekonomi makro dan pariwisata. Ekonomi mikro yang besentuhan langsung pada masyarakat khusunya ketersediaan dan harga kebutuhan bahan pokok.
Hasil analisis Kajian isi media pada edisi bulan Juli 2017 dari seluruh unit analisis yang dikaji bahwa bidang kesra merupakan bidang berita yang dominan muncul dalam berita dengan persentase 69%, kemudian bidang berita polhukam dengan persentase (19 %), sementara itu bidang ekuin paling jarang muncul dengan persentase hanya (12%). Pada sub bidang polhukam yang paling mendominasi pada sub bidang kinerja aparatur yaitu sebesar 5,4% . Pada sub bidang kinerja aparatur, tone pemberitaan media massa dalam memberitakan kinerja pemerintah lebih kearah negative.
Dalam sub bidang kesejahteraan rakyat yang menjadi unit analisis yang terkait dengan masalah lingkungan dengan persentase (18,0%), terkait infrastruktur (15,1%), dan bencana alam (9,7%). Dibidang lingkungan ,masalah pencemaran air karena pembuangan limbah pabrik sebenarnya dapat dicegah sejak awal. Dalam sub bidang ekuin didominasi topic ekonomi mikro dengan persentase 44%, ekonomi makro 30% serta topic dan permasalahan pariwisata dengan persentase 26%. Secara umum analisis isi media bulan Juli 2017 telah mewakili pandangan publik yang direfresentasikan melalui pemberitaan dan unit analisis berita.(martha)

Tags:

 
 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

 
 

Leave a Comment