Home / Kajian Isu Publik / Analisis Kajian Opini Publik

Analisis Kajian Opini Publik

analisis-kajian-opini-publikTim media monitoring Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika (BBPPKI) Medan Kementerian Komunikasi dan Informatika mengkaji analisis isi media pada bulan Maret, April, Mei 2017 bertempat di Aula BBPPKI Medan, Rabu, 25 Juli 2017. Kajian Isu Publik dan Media On Line ini merupakan rangkuman pernyataan-pernyataan maupun penjelasan pejabat pemerintah pusat maupun daerah, berdasarkan hasil pemantauan tim media monitoring melalui media cetak dan Media On Line (Internet) di wilayah perbatasan yang menjadi wilayah kerja BBPPKI Medan. Adapun beberapa media yang dimaksud adalah harian Sinar Indonesia Baru, harian Waspada, harian Analisa, Harian Sumut Pos, Pontianak Pos, harian Medan Bisnis. E-paper Samarinda Pos dan E- paper Kalimantan Timur, keberadan media ini dianggap representasi dari media yang terbit di wilayah kerja BBPPKI Medan.
Nara sumber dari Satpol PP Provsu, Kasubbag Program Akuntabilitas dan Informasi Publik Supianto S.Sos.MA mengatakan menganalisis data merupakan salah satu metode yang diterapkan dalam analisis isi yang bertujuan untuk mengetahui keakuratan dan kesesuaian data yang diperoleh, teknik analisis data ini dapat dilakukan secara deskriptif. Didalam menganalisis data yang diambil dari media cetak dan media online ada 3 (tiga) bidang yaitu bidang kesra, bidang ekuin dan bidang polhukam. Untuk menganalisis datanya yang paling dominan menjadi prioritas sehingga menghasilkan analisis yang akurat dan tehnik penulisan secara diskrptif dimasukan data teori (pakar).Saran saya sebelum data dianalisis kita perlu melihat isu-isu yang strategis ditabulasi dahulu mana spesifikasi yang paling dominan dan diperlukan keseragaman format cara menganalisisnya.
Dari hasil pemantauan tersebut dilakukan suatu kajian berisikan analisis tentang sikap atau tanggapan dan rekomendasi yang dipandang perlu untuk disikapi berdasarkan terbitan yang dimaksud analisis media yang dilakukan oleh BBPPKI Medan. Kajian Media Monitoring bulan Maret 2017 ini adalah mengenai bidang berita yang paling dominan adalah bidang kesra (61%) diikuti bidang polhukam (27% dan Ekuin (12%). Hal ini menunjukan ketertarikan media dibidang kesra ini cukup tinggi, karena jumlahnya melebihi setengah dari total berita, topik bidang kesra yang paling banyak dimuat media massa adalah topik infrastruktur (19%), kedaulatan pangan (15%) dan bencana alam (14%). Dari keseluruhan berita tersebut, dapat disimpulkan yang sangat perlu diperhatikan pemerintah dibidang kesra dan ekuin kerena Pemerintah harus fokus pada permasalahan infrastruktur dan ekonomi mikro.
Hasil analisis Kajian isi media pada edisi bulan April 2017 dari seluruh unit analisis yang dikaji bahwa bidang kesra merupakan bidang berita yang dominan muncul dalam berita dengan persentase 75,9%, kemudian bidang berita polhukam dengan persentase 15,5%, sementara itu bidang ekuin paling jarang muncul dengan persentase hanya 8%. Dalam sub bidang kesejahteraan rakyat yang menjadi unit analisis yang terkait dengan bencana alam dengan persentase (15,1%), terkait pendidikan dengan persentase (14,2%), dan insfrastruktur (13,8%). Secara umum analisis isi media bulan April 2017 telah mewakili pandangan publik yang direfresentasikan melalui pemberitaan dan unit analisis berita.
Hasil analisi kajian isi media pada edisi bulan Mei 2017 dari seluruh analisis yang dikaji bahwa bidang kesra sebanyak 53,1% dengan sub bidang berita kesra mengenai iunfrastruktur sebesar 12,4%. Bidang polhukam paling sering muncul masalah kinerja aparatur dengan persentase 8%, masalah ilegal loging 4%, peraturan daerah sebesar 3,1%, e-government 2,22%, taraffiking 1.3% dan penyalahgunaan narkoba 0.9%. Bidang Ekuin membahas mengenai ekonomi mikro (perilaku konsumen, industri, penentuan harga pasar, produksi barang dan jasa) sebanyak 19% dan pemberitaan mengenai ekonomi makro (pendapatan nasional, investasi, kesempatan kerja dan inflasi) sebanyak 4% dan pemberitaan mengenai potensi parawisata sebesar 4%. Pemberitaan media mengenai bidang ekuin banyak membahas mengenai semakin meningkatnya pembelanjaan secara online.(martha)

Tags:

 
 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

 
 

Leave a Comment