Home / Berita / Training Of Trainers (TOT) CBT Methodology Bidang Kominfo

Training Of Trainers (TOT) CBT Methodology Bidang Kominfo

tot-berastagiSebagai upaya pengembangan profesi sumber daya manusia (SDM) pemerintah telah melakukan berbagai persiapan menjelang Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) terutama dalam menghadapi arus bebas tenaga kerja yang terampil. Indonesia telah memiliki beberapa kebijakan yang dirancang untuk menghadapi persaingan global dalam pengembangan SDM berbasis kompetensi. Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika Medan, Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kementerian Komuinikasi dan Informatika melaksanakan kegiatan Traing Of Trainer CBT Methodology Bidang Kominfo senin 30 november s.d sabtu 5 Desember 2015 di Rudang Hotel & Resor Jln Jamin Ginting no.16 Berastagi , Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
Kata sambutan sekaligus pembukaan Kepala balitbang SDM KemenKominfo diwakili oleh Kepala BBPPKI Medan Drs. Irbar Samekto M,Si mengatakan upaya sumbangsih kepada Negara Kementerian Kominfo mengimplementasikan sesuai dengan program Indonesia yang termaktub dalam Nawacita serta meningkatkan kualitas hidup manusia Training Of Trainer CBT Methodology bidang Kominfo diharapkan salah satu sarana srategis untuk meningkatkan daya saing , kedepan kita dihadapkan dengan masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yaitu memasuki era paerdangangan bebas. Kemenkominfo telah mengeluarkan peraturan standar kompetensi Kerja nasional Indonesia (SKKNI) No 24 Tahun 2015. “ Melalui pelatihan TOT dapat meningkatkan kemampuan TOT untuk merubah wawasan pengetahuan dari sama sekali tidak tahu menjadi tahu , sehingga terpacu dan termotivasi untuk terus mengembangkan dan meningkatkan instuktur sesuai SKKNI, ‘ ujarnya.

Kegiatan yang dihadiri Kadis Kominfo Drs. Jumsadi Damanik, SH, M,HUM, Prof Dr Bagong Suyanto, Direktur Bina Instruktur dan Tenaga Pelatihan Kementerian Tenaga Kerja diwakili Kasubag Tenaga Pelatihan Swasta Kodrat Subagio MM, Kadis Perhubungan Kominfo Kabupaten Indragiri Hulu, Para Instruktur. Laporan Ketua Pelaksana yang disampaikan Abdul Rahman S.Sos, M,SI mengatakan kegiatan ini merupakan wujud tugas BBPPKI Medan yaitu peningkatan kapasitas SDM bidang Kominfo dan peningkatan akses masyarakat terhadap imformasi dan pengetahuan di wilaya kerja BBPPKI Medan. Peserta kegiatan ini sebayak 100 (seratus) orang yang terdiri dari perwakilan lembaga pendidikan dan pelatihan yang berasal dari Kabupaten /Kota di Provinsi Sumatera Utara dan sekitarnya, yaitu Aceh dan Batam Kepulauan Riau. Adapun Instruktur dipimpin Bergianta Sinulingga, ST, Benni Parningotan,ST, Dra. Ninda Nindiani, MA, Yustika Noor Arifa. S. IP, senin (30/11).

Kata sambutan yang disampaikan Direktur Bina Instruktur dan Tenaga Pelatihan Kementerian Tenaga Kerja diwakili Kasubag Tenaga Pelatihan Swasta Kodrat Subagio MM, mengatakan atas nama Kementerian Ketenaga kerjaan RI mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada jajaran Badan Litbang SDM, Kementerian Kominfo atas kerjasama dan komitmennya dalam rangka pengembangan SDM. Sejalan dengan agenda nawacita pemerintahan cabinet kerja yaitu peningkatan kualitas hidup manusia, produktifitas dan daya saing. Optimalisasi lembaga pelatihan , lembaga pendidikan perlu dilakukan guna menciptakan SDM yang berkompeten produktif dan berdaya saing. Selama pelatihan Training Of Trainer (TOT) CBT Methodology Bidang Kominfo para instruktur dan peserta TOT saling memrikaan masukan dengan cara diskusi dan tanya jawab.

“ Komponen SKKNI yang perlu dipelajari dalam CBT methodology ada 7 (tujuh) yaitu, Kode unit kompetensi, Judul, deskriptif, Elemen, Criteria unit kerja, Batasan variable, Panduan penilaian , dari ke tujuh komponen para peserta dapat menguasai dan mengerti pelatihan instruktur tentunya dapat hasil lulus yang memuaskan dalam Micro Teacing (praktek mengajar),” ujar Benny. Panitia Tim Penilai Micro Teaching (praktek mengajar) antara lain : 1.Dr. Mulhanetti Syas. 2. Prof.Dr. Ibnu Hamad, 3. Prof. Dr. Teddy Mantoro, 4.Dr Media Anugerah Ayu, 5. Prof. Dr. Adang Suhendra, Ssi, SKom. Untuk dapat menyandang gelar instruktur atau trainer diperlukan 4 (empat ) kompetensi yang harus dimiliki yaitu kompetensi interpersonal, kompetensi teknis, kompetensi pelatihan dan kompetensi sosial . Rangkaian kegiatan ditutup Kepala BBPPKI Medan Drs. Irbar Samekto diharapkan melalui pelatihan TOT CBT Metodelogi ini para peserta telah memiliki kompetensi teknis dibidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sehingga dapat mengimplementasikan konsep pelatihan berbasis kompetensi sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). (mrt)

Tags:

 
 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

 
 

Leave a Comment

 




 
 

 
 
0